Menulis Cerpen 3 Paragraf - Pentigraf
"Aku belum sanggup jadi penulis kk." Ucapku saat menutup telepon dari kakak kelas yang mengajakku untuk menulis buku. Seperti ujian yang sangat berat kurasa saat aku disuruh untuk melakukan sesuatu yang bukan hobiku.
Setahun kemudian sebuah buku karangan kakak kelasku terbit dan sudah beredar di pasaran. Biar saja pikirku, toh menulis emang hobinya. Tahun berikutnya terbit lagi buku karangan kakak kelasku.
Kucoba baca bukunya, ternyata isinya tentang pengalamannya sendiri. Esok hari ku datangi rumahnya dan bertanya kenapa suka menulis buku tentang pengalaman pribadi. Lalu dia menjawab "Buku satu-satunya tempat curhatku."
Nurrifda
SMPN 1 KUNDUR UTARA
KARIMUN
Setahun kemudian sebuah buku karangan kakak kelasku terbit dan sudah beredar di pasaran. Biar saja pikirku, toh menulis emang hobinya. Tahun berikutnya terbit lagi buku karangan kakak kelasku.
Kucoba baca bukunya, ternyata isinya tentang pengalamannya sendiri. Esok hari ku datangi rumahnya dan bertanya kenapa suka menulis buku tentang pengalaman pribadi. Lalu dia menjawab "Buku satu-satunya tempat curhatku."
Nurrifda
SMPN 1 KUNDUR UTARA
KARIMUN
Mantap gaes
BalasHapusTerima kasih gaes
Hapus